Sikap Qatar sebagai negara kecil di kawasan Teluk yang berhasil keluar dari tekanan Arab Saudi dan Iran. Karena sikap politiknya tersebut, Qatar difitnah sebagai negara pelindung teroris.

Qatar diputus hubungan diplomatik negara-negara seperti Saudi Arabia, Persatuan Emirat Arab, Bahrain, Mesir dan Yaman. Akibatnya dampak ketegangan geopolitik di Timur Tengah berdampak pada harga minyak global.  Masih menarik untuk menunggu konsesi politik apa yang akan tercapai mengingat kedua kubu relatif punya kekuatan yang berimbang.  Di satu sisi, Qatar punya "soft power" besar bernama Al Jazeera dan bisa mengendalikan milisi-milisi yang dibenci para rezim Arab. Sementara negara-negara Teluk punya kekuatan militer signifikan lengkap dengan dukungan Amerika Serikat.

Persoalan terorisme ini juga menjadi salah satu titik pangkal perseteruan diplomatik Qatar dengan koalisi Teluk--tuduhan yang terasa ironis mengingat Arab Saudi juga diduga menjadi sumber pendanaan aksi teror meski dilakukan oleh aktor non-negara. Aktivisme politik luar negeri dua kaki Qatar kini memasuki babak baru dengan terkucilnya Doha. 



REAKSI ANDA?

Komentar Facebook