Hidup di kota besar seperti Jakarta dengan penduduk lebih dari 2 juta jiwa, bila siang hari bisa mencapai 10 juta orang tidak ada salahnya selalu waspada. Resiko tindak kejahatan – kejahatan selama di perjalanan selalu ada, terutama untuk kaum wanita yang biasa pulang larut malam.

8 Tips Naik Transportasi Publik dan Online, Kaum Hawa Perlu Perhatikan Ini !

Tinggal di kota besar seperti Jakarta sudah akrab dengan,transportasi publik seperti Kereta Api (CommuterLine) dan Busway. Ditambah hadirnya transportasi online berbasis motor dan mobil turut melancarkan aktifitas warga ibukota sehari – hari. Banyak keuntungan dari hadirnya fasilitas transportasi publik dan online ini, pengguna jasa tidak perlu repot – repot lagi menunggu angkutan kota (angkot) menuju halte busway atau stasiun KA Commuter Line.

Meski begitu tidak ada salahnya kamu mempersiapkan perjalanan agar “aman dan nyaman”. Dua prinsip  ini wajib dipikirkan sebelum melakukan perjalanan dengan moda transportasi, termasuk transportasi publik & online. Secara umum resiko keamanan dalam perjalanan terbagi 3 hal, yaitu :

  •  Keamanan fisik karena benturan atau kecelakaaan selama perjalanan.
  •  Keamanan barang bawaan dari incaran  penjahat.
  • Keamanan fisik dan bawaan bila menggunakan transportasi berbasis online, karena sifat “private” di kendaraan, yaitu penumpang dan pengemudi.

Faktor resiko keamanan dalam perjalanan ini perlu kita perhatikan dengan baik sehingga bila ada kejadian tidak kita inginkan bisa terantisipasi.

Apa saja yang perlu disiapkan :

  •  Bawa tas bawaan yang bisa tertutup rapat dan tidak mudah sobek
  •  Simpan barang berharga seperti Handpone ataubarang berharga lainnya tidak dalam satu tas, terutama Handphone agar bisa dimanfaatkan saat kondisi darurat.
  •  Siapkan nomer Handphone emergency (nomorkeluarga terdekat ) di speed dial handphone anda, bila terjadi keadaan darurat bisa langsung cepat diakses.
  •  Tidak membawa barang bawaan tidak perlu, bagi pekerja kantor, peralatan elektronik seperti handphone dan laptop adalah barang standar. Sebaiknya terbungkus dengan rapi dan tidak mudah dibuka oleh orang lain.
  •  Selalu waspada saat dalam perjalanan , lebih berjaga – jaga dari pada kamu tidak tahu apa yang akan atau sedang terjadi pada kamu.
  •  Siapkan sarana pembayaran yang aman, usahakanjangan menggunakan uang tunai untuk menghindari incaran penjahat, sebaiknya menggunakan kartu elektronik atau sistim debit untuk pembayaran / pembelian.
  •  Tidak menenteng handphone secara menyolok dilokasi –lokasi rawan atau sepi, sebab pencopet biasanya membututi dari belakang.
  •  Mewaspadai sopir taksi online, perhatikan hal –hal unik di dalam mobil, seperti ID, nomer plat mobil, atau hal – hal lain.Kejahatan di dalam taksi sering kali terjadi, lebih baik waspada terutama untukkaum hawa.

Persiapan perjalanan meski perjalanan jarak pendek tidak salahnya dipersiapkan, sebaiknya kamu memiliki tas mini untuk menyimpan kartu elektronik, dompet dan hanphone.

Untuk lebih mengetahui informasi kejadian di luar rumah,tidak ada salanya mencari informasi berita di media online soal kejadian kriminal di sekitar rumah atau lokasi kerja. Pengetahuan ini bermanfaat agar kejadiantersebut tidak berulang pada kita.

Hidup di kota besar seperti Jakarta dengan penduduk lebih dari 2 juta jiwa, bila siang hari bisa mencapai 10 juta orang tidak ada salahnya selalu waspada. Resiko tindak kejahatan – kejahatan selama di perjalanan selalu ada, terutama untuk kaum wanita yang biasa pulang larut malam.

Untuk itu hindari angkutan umum yang sepi, waspadai orang –orang tak dikenal di sekeliling anda. Mungkin aksi kejahatan tidak dengankekerasan, tapi dengan “Hipnotis”. Pemberitaan tentang kejahatan dengan modus“Hipnotis” banyak terjadi di tempat – tempat keramaian seperti terminal bis,stasiun kereta api, bahkan di pusat perbelanjaan (mall) besar pun bisa.

Sedia Payung Sebelum Hujan !!!

REAKSI ANDA?

Komentar Facebook