Uang elektronik atau e-money adalah alat transaksi yang sedang populer-populernya saat ini.

Uang elektronik atau e-money adalah alat transaksi yang sedang populer-populernya saat ini. Selain praktis, uang bentuk ini dinilai dapat menekan inflasi karena dapat mengurangi peredaran uang fisik di masyarakat luas. Itu sebabnya penggunaan uang elektronik sedang digadang-gadangkan pemerintah.

Cikal bakal uang elektronik ini pertama kali dicetuskan oleh David Chaum pada tahun 1983. Namun pembayaran metode dengan nama DigiCash ini masih belum populer di kalangan masyarakat karena masih terlalu jauh dari teknologi. Kemudian pembayaran elektronik pun mulai dilakukan pada tahun 1994.

Meskipun sudah jauh dilakukan oleh warga dunia pada tahun 1994, uang elektronik baru populer di Indonesia pada tahun 2007. Uang elektronik ini diterapkan oleh salah satu bank swasta di Indonesia.

Peraturan mengenai penggunaan uang elektronik di Indonesia sendiri tertuang pada Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/12/PBI/2009. Barulah hingga kini metode pembayaran melalui uang elektronik diterapkan oleh banyak bank di Indonesia, swasta maupun milik negara.

Nilai uang yang tersimpan secara elektronik dalam sebuah kartu, chip, atau alat lain sebagainya ini kini membuat masyarakat lebih mudah. Pembayarannya bisa digunakan untuk tiket transportasi umum, jalan tol, berbelanja di toko atau merchant lainnya yang bekerja sama dengan penerbit uang elektronik tersebut.

Uang elektronik bisa dikatakan sangat praktis karena masyarakat hanya perlu mengisi saldo dari rekening atau secara cash ke dalam sebuah media. Kemudian, uang elektronik ini bisa menambah efisiensi karena masyarakat tak perlu lagi membawa banyak uang cash.

Namun sayangnya, sosialisai uang elektronik masih belum merata. Kebanyakan uang elektronik baru digunakan oleh warga di kota besar. Belum lagi masalah tentang minimnya kepemilikan rekening bank di beberapa daerah terpencil. 

REAKSI ANDA?

Komentar Facebook