Perbedaan cara berpolitik menjadi alasan Relawan Anies baswedan-Sandiaga Uno (Rasa) berpindah haluan dengan mendukung pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

Tidak dapat dipungkiri dukungan partai maupun relawan dapat meningkatkan perolehan suara bagi dua pasangan calon gubernur DKI Jakarta dalam Pilkada putaran dua mendatang. Karena itu, kedua kubu berlomba-lomba mencari dukungan dari berbagai pihak, terutama dari pihak-pihak yang sebelumnya mendukung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni yang telah gugur pada putaran awal Pilkada.

Menariknya, pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat justru mendapat dukungan dari relawan pesaingnya. Dilansir dari Liputan6 pada Senin (10/4), ratusan anggota Relawan Anies-Sandi (Rasa) Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, diketahui mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan petahana di Posko Relawan Ahok-Djarot di Gang Buah RT11/RW9, Kelurahan Kalisari. Hal ini pun dibenarkan oleh Koordinator Rasa Zaenal Abidin. 

Hal tersebut tentu menjadi tanda tanya publik lantaran pembelotan terjadi menjelang Pilkada DKI putaran dua yang hanya tinggal delapan hari lagi. Zaenal pun menjelaskan, keputusan ini didasari oleh cara berpolitik Anies-Sandi yang dinilai tidak lagi sejalan dengan keinginan Rasa. Cara berpolitik yang dimaksud adalah kampanye dengan memanfaatkan konflik sosial yang terjadi di masyarakat. Hal ini dinilai Rasa dapat mengancam demokrasi, persatuan serta kesatuan bangsa.

“Maka kami Relawan Anies-Sandi dengan semangat persatuan kesatuan, semangat kesadaran berbangsa, dengan ini kami menyatakan sepenuh hati, kebulatan tekad untuk memberikan dukungan kepada pasangan Basuki-Djarot pada putaran kedua ini,” ungkap Zaenal.

Dukungan Rasa pun disambut baik oleh kubu Ahok-Djarot. Kordinator Pemenangan Ahok-Djarot, Wiliam Yani memberikan apresiasi atas dukungan Rasa. Deklarasi Rasa ini pun menambah panjang daftar dukungan yang didapat pasangan Ahok-Djarot dan diharapkan Wiliam dapat membantu meyakinkan warga Jakarta untuk memilih Ahok-Djarot kembali menduduki kursi DKI 1.

REAKSI ANDA?

Komentar Facebook