Umrohkan 200 orang pengurus masjid, ustadz, guru ngaji dan habaib. Ini program Ahok dan Djarot 2017.

Aktivitas Djarot Saiful Hidayat, paslon nomor urut 2 ini memanfaatkan masa kampanye pada minggu-minggu ini dengan menyisir dan menghadiri lembaga pengajian dan majlis taklim yang diselenggarakan oleh Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) sayap organisasi Islam milik PDI-P. Dalam sebuah pengajian Partai Golkar di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Djarot menyatakan bahwa DKI Jakarta merupakan ibu kota negara yang harus membumikan Islam Rahmatan lil Alamin. "Islam yang toleran dan bukan Islam yang menebar kebencian. Untuk tujuan inilah, maka kegiatan pengajian menyambung ukuwah Islamiyah ini penting dilakukan," tutur Djarot dikutip dari antaranews.com.

Djarot juga memberikan tawaran 200 orang warga DKI yang akan diumrohkan. Hebatnya Djarot mengaku bahwa biaya umroh tidak menggunakan dana APBD. "Ada sekitar 200 orang akan diumrohkan. Syaratnya adalah mereka bagian dari pengurus masjid dan ustadz yang tekun mengajarkan Islam yang rahmatan lil alamin dengan sejuk, penuh perdamaian dan aktif membangun ukhuwah Islamiyah," tutur Djarot dalam keterangan tertulis. 

Sebagai bagian dalam membumikan Islam yang toleran, Pengajian Golkar se-Kecamatan Jagakarsa tersebut dihadiri Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto, Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Partai Golkar Wilayah Indonesia I, Nusron Wahid, Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham, Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Fayakhun Andriadi, Ketua DPD II Golkar Jakarta Selatan Ikhsan Ingratubun, dan sejumlah tokoh lainnya. 

Lebih lanjut, Djarot mengatakan dirinya bersama Basuki Tjahaja Purnama membuat program untuk memberikan perhatian penuh kepada imam masjid, takmir masjid, marbot masjid, guru ngaji, ustadz dan habaib untuk diumrohkan.

REAKSI ANDA?

Komentar Facebook