Pemerintah Israel nampaknya semakin gerah mendengar kian banyaknya negara yang menyuarakan dukungan untuk pengakuan kedaulatan Palestina. Dalam satu bulan terakhir saja, tiga negara besar Eropa telah mengemukakan dukungan mereka pada Palestina.

Dukungan untuk Palestina

Negara pertama yang memberikan dukungan untuk Palestina adalah Swedia. Negara tersebut, melalui Perdana Menteri mereka, Stefan Loefven, pada 4 Oktober lalu secara terang-terangan menyatakan akan mengakui kedaulatan Palestina, hal yang ditentang keras oleh Israel.

Setelah Swedia, sepekan kemudian menyusul Inggris yang dikabarkan akan membuat langkah yang sama. Parlemen Inggris menyatakan telah membuat pemungutan suara tidak mengikat yang memutuskan untuk mengakui kedaulatan Palestina.

Israel sendiri terus memberikan kecaman terhadap rencana-rencana yang akan mengakui kedaulatan Palestina. Mereka selalu berdalih, pengakuan tersebut adalah prematur dan dapat mengganggu proses pembicaraan gencatan senjata yang saat ini tengah berjalan.

Hingga saat ini setidaknya sudah sekitar 112 negara yang mengakui kedaulatan Palestina. Namun, pihak Palestina mencatat sudah 134 negara yang memberikan pengakuan terhadap kedaulatan Palestina, dan terus meminta kepada negara lain untuk melakukan hal yang sama guna memperkuat posisi Palestina di dunia internasional. 

Sikap simpatik terhadap Palestina saat ini kian tumbuh. Ini terwujud tak hanya dalam bentuk dukungan terhadap perjuangan Palestina mendapatkan hak kemerdekaan tetapi juga hak lainnya, seperti hak atas wilayah maupun kepemilikan atas situs bersejarah.

Dukungan-dukungan semacam itu memang dibutuhkan Palestina yang saat ini masih di bawah okupansi Israel. Paling tidak, masyarakat kian menyadari bahwa ada bangsa yang saat ini masih belum hidup merdeka dan perlu mendapatkan sokongan.

Di sisi lain, Israel juga mengklaim Hebron sebagai bagian dari situs bersejarah mereka. Putusan serupa juga sebelumnya ditetapkan oleh UNESCO. Di antaranya menetapkan Yerusalem dan Betlehem menjadi bagian situs sejarah milik Palestina.

Diharapkan, dukungan konkret lainnya, seperti di PBB baik Majelis Umum maupun Dewan Keamanan juga terus tumbuh. Dukungan semacam itu, semoga mampu membantu Palestina mencapai kemerdekaanya.

REAKSI ANDA?

Komentar Facebook