Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Anies Baswedan-Sandiaga Uno berhasil menaikan elektabilitasnya menjelang Pilkada DKI Jakarta putaran dua yang tinggal beberapa hari lagi.

Lembaga Media Survei Nasional (Median) merilis hasil survei terkait Pilkada DKI Jakarta putaran dua yang tinggal sembilan hari lagi. Dalam survei bertema "Paradoks Perilaku  Pemilih Pilgub DKI 2017: Adu Kuat Pemilih Rasional vs Pemilih Emosional" tersebut, elektabilitas Anies-Sandi unggul dengan presentase 49,8 persen.

Meski kinerja Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dianggap baik oleh sebagian besar Jakarta, elektabilitas pasangan nomor 3 ini ternyata lebih tinggi. Tercatat sejak survei 21-27 Februari 2017, elektabilitas pasangan ini naik 3,5 persen dari sebelumnya. Sementara elektabilitas pasangan Aho-Djarot yaitu 43,5 persen atau naik 3,8 persen dari sebelumnya.

Dari survei Median, Anies-Sandi unggul di Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Sementara Ahok-Djarot unggul di Jakarta Utara dan Jakarta Pusat. Dari segi pemilih berdasarkan agama, sebanyak 57,4 persen pemilih muslim memilih Anies-Sandi. Sedangkan 35,3 persen lainnya memilih Ahok-Djarot. Sebaliknya, Ahok-Djarot menang mutlak dengan memperoleh 95,6 persen suara pemilih nonmuslim dan 1,7 persen memilih Anies-Sandi.

Hasil survei ini membuktikan bahwa elektabilitas kedua pasangan masih dipengaruhi oleh latar belakang agama yang sama. Namun, kedua pasangan memiliki keunggulan masing-masing. Ahok-Djarot unggul dari pasangan lainnya karena hasil kinerja yang dianggap warga telah terbukti dengan presentase 30 persen dan memiliki ketegasan dalam memimpin dengan presentase 19,8 persen. 

Sementara pasangan Anies-Sandi unggul dari sisi karakter yang dianggap lebih santun dan lembut dengan presentase 11,1 persen dan agamanya yang sama dengan mayoritas masyarakat dengan presentase 8,7 persen. Namun, presentase ini bisa berubah jika Ahok-Djarot terlibat korupsi atau jika Anies-Sandi terbukti terlibat kasus hukum.

Survei median ini diambil pada 1-6 April 2017 terhadap 1.200 responden dengan margin of error sebesar 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

REAKSI ANDA?

Komentar Facebook