Debat Pilkada DKI Jakarta putaran dua akan berlangsung hari ini (12/4) di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Debat ini akan menjadi ajang terakhir para pasangan calon (paslon) bertarung memperebutkan dukungan dari warga Jakarta.

Paslon nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dan paslon nomor urut tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno akan bertemu dalam debat Pilkada resmi yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Lalu apa saja persiapan kedua paslon untuk merebut hati warga Jakarta?

Kubu Ahok-Djarot mengaku tidak ada persiapan khusus dalam menghadapi debat. Pihaknya hanya menyiapkan data seputar tema debat, yaitu 'Dari Masyarakat untuk Jakarta'. Data ini diperkirakan akan mencangkup seluruh sub tema terkait transportasi, perumahan, penataan pantai, pelayanan publik dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.

Dari pihak Anies-Sandi pun mengaku siap menghadapi debat karena telah terbiasa berdiskusi dengan warga secara langsung. "Yang penting ada objektivitas dan netralitas. Objektif dan netral dua hal yang berbeda ya. Ada objektif dan ada netral. Kalau itu ada, insya Allah aman," ucap Anies seperti yang dilansir dari Liputan6, Senin (3/4).

Sementara Sandi mengaku telah berlatih secara langsung dengan masyarakat selama 18 bulan. Ia mengklaim telah memahami inti permasalahan di masyarakat selama dirinya berinteraksi langsung dengan warga.

Melihat dari tema yang dibawakan, wajar jika pasangan petahana memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Hal ini tidak terlepas dari pengalaman  keduanya sebagai pemimpin Jakarta sehingga apa yang disampaikan akan lebih nyata karena disertai oleh data-data yang lengkap. Di sisi lain, pasangan Anies-Sandi juga memiliki keunggulan karena latar belakang mereka yang merupakan mantan menteri pendidikan dan kebudayaan serta pengusaha. Keduanya diperkirakan akan mengusai pembahasan materi beberapa sub tema seperti pendidikan yang menjadi salah satu poin sub tema pelayanan publik serta sub tema UMKM.

REAKSI ANDA?

Komentar Facebook