Jokowi disebut sebagai diktator dan tidak demokratis. Menurutnya, ini bertentangan dengan isu dulu yang menyebutnya "klemar-klemer" atau tidak tegas.

Presiden Joko Widodo nampaknya sudah begitu jengah dengan berbagai isu miring yang menimpanya. Contohnya saja kabar baru yang menyatakan bahwa ia adalah seorang diktator.

Kabar ini mengikuti isu sebelumnya terkait banyaknya kebijakan mantan Walikota Solo tersebut. Misalnya soal UU Ormas. Seperti diketahui, Jokowi memang telah menindak tegas ormas-ormas yang bertentangan dengan prinsip Pancasila.

Akhirnya ia pun disebut dengan diktator dan tidak demokratis. Menurutnya, ini bertentangan dengan isu dulu yang menyebutnya "klemar-klemer" atau tidak tegas.

"Yang benar yang mana?" katanya seperti dilansir situs resmi Setkab.

Kemudian, Jokowi juga menyebutkan bahwa negara Indonesia memiliki lembaga dengan peran dan fungsinya masing-masing.

"Mana yang mengontrol, mana yang mengawasi dan melaksanakan program. Semua Ada. jadi tidak akan ada yang namanya diktator atau otoriter," sambung Jokowi lagi.

Sebelumnya, Jokowi juga menyampaikan bahwa ada konstitusi yang menjaga agar tidak ada kelompok yang secara sepihak memaksakan kehendaknya tanpa menghormati hak-hak negara lain.

REAKSI ANDA?

Komentar Facebook