Counter Terrorism Uni Eropa mengapresiasi langkah Indonesia dalam menangani serangan teroris. Langkah ini pun nampaknya dapat mengeratkan hubungan Indonesia dan Uni Eropa, khususnya dalam kerja sama memberantas terorisme.

Delegasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang dipimpin Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius mengadakan pertemuan dengan delegasi Counter Terrorisme Uni Eropa yang dipimpin Koordinator Gilles de Kerchove di markas besar Uni Eropa, Brussel, Belgia, pada Kamis (16/3) lalu. Dalam kesempatan tersebut, Uni Eropa mengapresiasi pemerintah yang berhasil menangani terorisme di Indonesia dengan menggambungkan upaya pencegahan, penindakan dan penanganan.

"Mereka juga ingin bersinergi lebih kuat lagi dan mengadopsi cara Indonesia untuk diterapkan di Eropa,” ungkap Suhardi pada Jumat (17/3), seperti yang dilansir dari Beritasatu.com.

Suhardi pun menambahkan, terorisme merupakan masalah global dan membutuhkan langkah serius untuk menanggulanginya. Oleh karena itu, Indonesia akan terus berupaya memperkuat sinergi dalam negeri dengan menggandeng sejumlah kementerian dan ormas keagamaan seperti NU dan Muhammadiyah. 

Kepolisian Indonesia sendiri sepanjang tahun 2016 telah menangani 170 kasus terorisme. Angka ini meningkat dari tahun sebelumnya yang berjumlah 82 kasus. Kerja sama antara Indonesia dengan internasional seperti Uni Eropa pun diharapkan dapat meningkatkan kekuatan Indonesia dan mampu memutus aksi terorisme.

REAKSI ANDA?

Komentar Facebook