Iklan Partai Perindo yang diketuai Hary Tanoesoedibjo di beberapa stasiun televisi mendapat teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) karena dinilai melanggar perlindungan kepentingan publik.
Partaiperindo.com

Iklan Partai Perindo yang diketuai Hary Tanoesoedibjo di beberapa stasiun televisi mendapat teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Iklan tersebut dinilai melanggar perlindungan kepentingan publik.

Adapun stasiun televisi yang telah mendapat sanksi teguran tertulis adalah RCTI, Global TV, MNC TV dan iNews TV. Seperti diketahui, media tersebut memang merupakan milik Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo.

Selain itu, stasiun televisi ini sudah melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS). Dalam ketentuannya, program siaran wajib dimanfaatkan demi kepentingan publik dan tidak untuk kepentingan kelompok tertentu.

Merujuk pada pasal 36 ayat 4 UU Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, isi siaran memang tidak boleh mengutamakan kepentingan kelompok tertentu. Itu sebabnya stasiun televisi tersebut wajib menghentikan siaran iklan Partai Perindo.

Komisioner KPI Pusat Koordinator bidang pengawasan isi siaran Hardly Stefano dengan tegas mengatakan bahwa jika nantinya stasiun televisi ini masih menyiarkan iklan partai politik tersebut, maka sanksi akan berlanjut ke rekomendasi pencabutan izin penyelenggaraan penyiaran kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika.

REAKSI ANDA?

Komentar Facebook