Langkah pemerintah untuk mensubsidi benih bawang, obat dan pupuk kepada petani bawang berbuah baik. Tidak disangka-sangka publik, ternyata sejak tahun 2016 Indonesia telah mengekspor bawang merah ke beberapa negara. Untuk tahun 2017 saja, total produksi mencapai 1.68 juta ton, melebihi kebutuhan nasional 1,25 juta ton.

Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 ini menjadi kado manis bagi presiden Jokowi. Setelah komoditi Beras dan Jagung telah menjadi komoditi ekspor, kini komoditi bawang merah menyusul prestasi baik tersebut. Tahun 2017, Indonesia mampu mengekspor 5.600 ton bawang merah ke Thailand dengan total USD8,5 juta atau setara Rp100 miliar. Kali ini kabupaten yang mengalami surplus dan siap melakukan ekspor adalah Brebes. 

Ekspor bawang ke negara tetangga Thailand, dilakukan secara bertahap. Di tahap awal dilakukan 12 kontainer. Seperti diketahui, Indonesia sebelumnya menjadi pengimpor dari negara Gajah Putih tersebut, tahun 2014 impor sebesar 72 ribu ton, tahun 2015 turun menjadi 17 ribu ton dan sejak tahun 2016 Indonesia berhasil tidak mengimpor.

Berdasarkan data BPS, Indonesia telah melakukan ekspor dari bulan Januari hingga Juli 2017, dengan total ekspor mencapai 657,3 ton. Sebelumnya di tahun 2016, total bawang merah mencapai 735,7 ton dengan negara tujuan ekspor antara lain Thailand, Vietnam, Taiwan, Malaysia, Singapura dan Timor Leste. 

Indonesia sampai sekarang telah memiliki sentra bawang merah yang telah memenuhi pangsa ekspor antara lain Brebes, Cirebon, Bandung, Majalengka, Garut, Demak, Tegal, Nganjuk, Probolinggo, Sampang, Bima, Sumbawa, Lombok Timur dan Tapin. Di tahun 2016 misalnya, pencapaian produksi tahun 2016, telah mencapai 1,45 juta ton atau naik 18% dari tahun 2015. Luas area tanam juga mengalami kenaikan 22,5% mencapai 149,6 ribu hektar dari tahun 2015.

Untuk total produksi dari bulan Januari hingga Juni 2017, produksi bawang merah mencapai 594 ribu ton. Total produksi tahun 2017, naik mencapai 1,68 juta ton, dan kebutuhan nasional hanya 1,25 juta ton. Keberhasilan surplus komoditi bawang ini tidak lepas dari perhatian pemerintah untuk selalu meningkatkan produksi. Pemerintah telah memberikan benih dan prasarana setiap tahunnya dengan tepat waktu dan sepenuhnya gratis oleh petani. Selain benih, pemerintah juga memberikan pinjaman obat dan pupuk.

REAKSI ANDA?

Komentar Facebook