Hari ini, Jumat (21/4), bertepatan dengan peringatan Hari Kartini. Ia didapuk sebagai pahlawan emansipasi wanita karena perjuangannya akan kesetaraan tiap perempuan di Indonesia. Hidup Kartini memang penuh belenggu budaya dan adat karena ia lahir sebagai Raden Ajeng. Namun siapa sangka, minatnya belajar justru melahirkan banyak karya yang hingga kini masih dihargai.

Kartini juga menelurkan banyak kutipan yang menginspirasi para kaum wanita di Indonesia. Berikut adalah 5 kutipan tersebut.

1. Gadis yang Dicerdaskan

Gadis yang Dicerdaskan Raden Ajeng Kartini

"Gadis yang pikirannya sudah dicerdaskan, pemandangannya sudah diperluas, tidak akan sanggup lagi hidup di dalam dunia nenek moyangnya." - R. A. Kartini

2. Aku Mau!

Aku Mau! Kartini dan saudara-saudaranya.

"Tahukah engkau semboyanku? Aku mau! Dua patah kata yang ringkas itu sudah beberapa kali mendukung membawa aku melintasi gunung keberatan dan kesusahan. Kata "Aku tiada dapat!" melenyapkan rasa berani. Kalimat "Aku mau!" membuat kita mudah mendaki puncak gunung." - R. A. Kartini

3. Perempuan Bumiputra Merdeka

Perempuan Bumiputra Merdeka Kartini bersama saudara-saudaranya saat masih anak-anak.

"Dan biarpun saya tiada beruntung sampai ke ujung jalan itu, meskipun patah di tengah jalan, saya akan mati dengan merasa berbahagia, karena jalannya sudah terbuka dan saya ada turut membantu mengadakan jalan yang menuju ke tempat perempuan Bumiputra merdeka dan berdiri sendiri." - R. A. Kartini

4. Teruslah Bermimpi

Teruslah Bermimpi Kartini dan keluarga.

'Teruslah bermimpi, teruslah bermimpi, bermimpilah selama engkau dapat bermimpi! Bila tiada bermimpi, apakah jadinya hidup! Kehidupan yang sebenarnya kejam." - R. A. Kartini

5. Bunga Mati, Buah pun Tumbuh

Bunga Mati, Buah pun Tumbuh Kartini dan dua saudaranya, Kardinah dan Roekmini.

"Karena ada bunga mati, maka banyaklah buah yang tumbuh, demikianlah pula dalam hidup manusia bukan? Karena ada angan-angan muda mati, kadang-kadang timbullah angan-angan lain, yang lebih sempurna, yang boleh menjadikan buah." - R. A. Kartini

REAKSI ANDA?

Komentar Facebook