Kabar buruk kembali menghampiri Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Salah satu penyidiknya, yakni Novel Baswedan, dikabarkan menghadapi teror berupa penyiraman air keras. Peristiwa ini terjadi setelah Novel menunaikan salat Subuh berjamaah di masjid dekat tempat tinggalnya.

Tentu saja kabar ini menuai banyak respon berbagai pihak. Yang jelas, Presiden Joko Widodo diminta segera bertindak untuk menyelamatkan KPK. Lalu, apa yang sudah Jokowi lakukan untuk kasus ini?

1. Mengutuk Keras

Mengutuk Keras

Jokowi mengungkapkan bahwa ia mengutuk keras peristiwa penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Pernyataannya ini ia sampaikan ketika di Istana Negara, Jakarta, Selasa (11/4) lalu.

"Itu tindakan brutal yang saya kutuk keras!" katanya.



REAKSI ANDA?

Komentar Facebook