Pempek atau empek-empek adalah makanan khas Palembang yang terbuat dari daging ikan yang digiling lembut dan tepung kanji (secara salah kaprah sering disebut sebagai "tepung sagu", serta beberapa komposisi lain seperti telur, bawang putih yang dihaluskan, penyedap rasa dan garam. Sebenarnya sulit untuk mengatakan bahwa penganan pempek pusatnya adalah di Palembang karena hampir semua daerah di Sumatera Selatan memproduksinya

1. Asal usul nama pempek

Asal usul nama pempek via google.com

Nama pempek berasal dari sebutan pembeli kepada penjual kelesan. Menurut Andi, Empek adalah sebutan bagi orang China yang menjajakan kelesan. Pada masa itu, rata-rata pembeli adalah anak muda.

Para pembeli sering memanggil penjual kelesan dengan kalimat, 'Pek, empek, mampir sini!'. Akhirnya panggilan pempek lebih populer dari kelesan dan nama pempek bertahan sampai saat ini.

2. Asli buatan orang Palembang

Asli buatan orang Palembang riocityhotel.com palembang

mulanya dibuat oleh orang asli Palembang. Pempek kemudian dioper ke orang China untuk dijual. Orang China di Palembang saat itu terkenal sebagai ahli dagang. Tercatat pada tahun 1916, pempek mulai dijajakan dengan penjual yang berjalan kaki dari kampung ke kampung, khususnya di kawasan keraton (Masjid Agung dan Masjid Lama Palembang).

3. Pempek dari ikan belida

Pempek dari ikan belida https://www.google.com/

Pempek ikan tenggiri sering diasumsikan sebagai pempek dengan kualitas terbaik. Padahal, sebenarnya ada jenis ikan yang dapat menghasilkan pempek dengan kualitas super. Ikan tersebut adalah ikan belida, atau disebut juga ikan belido oleh masyarakat Sumatera Selatan.

Karena langka dan banyak dicari sebagai bahan pembuatan pempek juga kerupuk, harga ikan belida menjadi fantastis bahkan menyangingi harga daging sapi.

REAKSI ANDA?

Komentar Facebook