Kota Malang dikenal sebagai salah satu kota tujuan pendidikan terkemuka dan memiliki sejarah panjang perjuangan kemerdekaan Indonesia. Untuk mengenang jasa para pahlawan, dibangunlah monumen-monumen yang tersebar di sudut kota Apel tersebut.

1. Monumen Juang 45

Monumen Juang 45

Monumen Juang berada di depan Stasiun Kota Baru Malang, tepatnya di Jalan Kertanegara. Monumen Juang terdiri dari 19 patung rakyat Indonesia berukuran kecil dan 1 patung berukuran besar. Monumen tersebut juga memiliki 8 pagar yang menyimbolkan budaya tanah Jawa dan gambar teks proklamasi. Monumen ini dibangun pada 20 Mei 1975 sebagai simbol patriotisme pemuda Malang ketika berjuang melawan penjajah pada tahun 1945-1949.

2. Monumen Pahlawan Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP)

Monumen Pahlawan Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP)

Pahlawan TRIP terdiri dari pelajar dan pemuda Malang. Monumen TRIP pun dibangun sebagai simbol penghormatan para pahlawan TRIP yang gugur dalam perjuangannya mempertahankan kota Malang pada masa Agresi Militer Belanda I tahun 1947. Monumen ini berada tidak jauh dari sebuah makam besar yang menjadi tempat peristirahatan 35 pahlawan TRIP.

3. Tugu Malang

Tugu Malang

Tugu malang dibangun pertama kali pada 17 Agustus 1946. Namun dua tahun kemudian tugu ini rusak karena Agresi Militer Belanda I. Tugu pun kembali dibangun pada tahun 1950 dan diresmikan oleh Presiden pertama Indonesia Soekarno pada 20 Mei 1953. Monumen ini menjadi saksi bisu perjuangan pahlawan mengusir Belanda dari Malang. 

4. Monumen Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP)

Monumen Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP)

Monumen ini dibangun pada tahun 1992 di depan Plaza Sarinah Malang. Monumen dibangun untuk mengenang hari bersejarah sidang Pleno k-5 KNIP di gedung Sociteit Concordia Malang pada 25 Februari-6 Mei 1947. Namun pada Agustus 2016 lalu, monumen ini direnovasi oleh pihak Plaza Sarinah dan kini ukaran monumen tersebut menjadi kecil.



REAKSI ANDA?

Komentar Facebook