Salah satu penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, kembali mengadapi teror. Kali ini ia diserang dengan cara disiram dengan air keras usai menunaikan salat subuh berjamaah di masjid dekat rumahnya. Tentu kasus ini mengundang banyak spekulasi. Ini dia spekulasi yang diungkapkan oleh berbagai pihak yang berhasil Publik rangkum untuk Anda.

1. Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan

Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan

Menurut Iriawan, pelaku penyerangan ini tak mungkin sendiri. Ia menduga ada aktor intelektual di balik penyerangan tersebut. Namun penyelidikan ini masih dalam penyelidikan bersama anak buahnya.

"Tentu ada motif. Pelaku di lapangan yang menyiram tentu ada yang menyuruh. Tak mungkin berdiri sendiri," katanya.



REAKSI ANDA?

Komentar Facebook