Anggaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menrisdikti) dipotong sebesar Rp1,4 triliun, hanya Rp39,6 triliun dari jumlah sebelumnya Rp41 triliun. Akibatnya anggaran seperti beasiswa untuk Program Prestasi Akademik (PPA), Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), dan revitalisasi Lembaga Pendidikan Tenaga Pendidikan (LPTK) dan Politeknik menjadi bermasalah. Sekitar 210 ribu mahasiswa dan 23 ribu orang Sarjana Mengajar di Daerah Terluar, Terdepan dan Tertinggal (SM3T).

Ada 210 ribu mahasiswa dan 23 sarjana yang terancam tidak menerima Beasiswa, Program Prestasi Akademik dan Program Sarjana Mengajar (SM3T). Bagaimana pendapat Anda, terkait pengurangan anggaran tersebut?

Ada 210 ribu mahasiswa dan 23 sarjana yang terancam tidak menerima Beasiswa, Program Prestasi Akademik dan Program Sarjana Mengajar (SM3T). Bagaimana pendapat Anda, terkait pengurangan anggaran tersebut?

Bagaimana seharusnya Kemrisdikti menyikapi pemangkasan anggaran tersebut?

Bagaimana seharusnya Kemrisdikti menyikapi pemangkasan anggaran tersebut?

REAKSI ANDA?

Komentar Facebook